What's New?

Browse our latest posts below or subscribe to our newsletter

Sort by: Latest / Likes / Comments / Random

Gagasan melahap semua yang tak dimasak berkembang sebagian tahun terakhir. Sekarang timbul popularitas minum air yang tak dimasak. Popularitas kesehatan untuk minum air mentah tetapi sudah dicap berpotensi mematikan oleh para spesialis.

Permintaan air yang tak diolah dan tak steril sudah melejit di sebagian komponen di Amerika Serikat. Pihak berwajib mengatakan bahwa kuman E. coli dalam air bisa mengandung kuman, virus, dan parasit serta senyawa penyebab kanker.

Perusahaan memasarkan air tanpa filter air ke semua Amerika Serikat dan kegemaran itu amat populer di Silicon Valley dengan harga sekitar 60,99 dolar AS (Rp 818 ribu) untuk 2,5 galon. New York Times melaporkan bahwa satu perusahaan yang memasarkannya di San Diego sudah mengamati penjualannya meningkat dua kali lipat tiap tahun semenjak diluncurkan tiga tahun lalu dikala ‘gerakan kesadaran air’ tumbuh.

Popularitas diawali dari kampanye ‘looking to get off the water grid\’ untuk menghindari penambahan fluorida, yang mereka anggap berbisa, dan sebab pipa timah yang diaplikasikan dalam perawatan air. Mereka mengatakan progres hal yang demikian menghilangkan mineral berkhasiat dan kuman sehat.

Seseorang menandakan ketetapan publik sebagai ‘minum air dengan obat-obatan KB di dalamnya’. Investigasi Times menemukan, air baku populer di West Coast dan lainnya di semua negeri.

Perusahaan perintis seperti Live Water di Oregon, dengan jargon pengiriman yang gampang dari mata air pegunungan murni dan juga alat untuk mengumpulkannya secara mandiri, dan Tourmaline Spring di Maine sudah timbul dalam sebagian tahun terakhir.

Perusahaan Arizona Zero Mass Water treatment, memasang metode yang memungkinkan orang mengumpulkan air hujan mereka sendiri, mulai mendapatkan orderan pada November dari semua AS. Di Rainbow Grocery, sebuah koperasi di San Francisco, Kalifornia, satu merek air mentah amat populer sehingga sering kali kehabisan stok.

Mukhande Singh, pendiri Live Water, percaya bahwa air publik sudah diracuni. Dia mengatakan terhadap Times, “Air keran? Anda minum air minum dengan obat KB di dalamnya. Chloramine, dan di atas itu mereka memasukkan fluoride. Panggil aku seorang spesialis teori konspirasi, namun ini obat pengontrol pikiran yang tak berkhasiat bagi kesehatan gigi kita,” katanya diberitakan dari situs Daily Mail, Jumat (5/1).

Melainkan, Dr Donald Hensrud, direktur Program Hidup Sehat di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, mengatakan diperlukan perawatan bagi air. “Tanpa perawatan air, ada risiko akut dan kronis,” ungkapnya.

Risikonya yakni E. coli, virus, parasit dan senyawa karsinogenik. Dia mengatakan, ada bukti di semua dunia ini dan alasan kenapa orang tak mempunyai keadaan hal yang demikian yakni sebab pengolahan air amat efisien.

Berdasarkan Organisasi Kesehatan Dunia, minum air yang terkontaminasi menyebabkan lebih dari separo juta kematian pengaruh diare tiap tahun. Sentra Penguasaan dan Pencegahan Penyakit mengatakan persediaan air minum di AS termasuk yang paling aman di dunia.

Direktur Jenderal Kementerian Regulasi dan HAM bidang Administrasi Regulasi Biasa, Freddy Haris, mengatakan dikala ini pemerintah sudah memangkas sebagian perizinan usaha dan memberi tahu cara aplikasi perizinan online untuk memberi kemudahan berbisnis di Indonesia.

“Merespons masalah undang-undang mengenai izin daerah usaha, Pemprov DKI sudah memberi solusi bagi pelaku usaha, yaitu membolehkan pelaku usaha mengaplikasikan domisili virtual office sebagai domisili daerah usaha. Jadi, dibalik seluruh undang-undang yang dijadikan oleh pemerintah, pemerintah konsisten memberi solusi yang terbaik bagi para pelaku usaha,” ujar Freddy, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 17 Maret 2016.

Tetapi, mengenai lokasi usaha mesti konsisten mencontoh zonasi yang sudah ditentukan tempat. Seperti dikenal, sebuah perusahaan tak boleh berada di area perumahan atau area pengajaran, alamat perusahaan haruslah berada di area perkantoran/komersial.

Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DKI Jakarta, Edi Djunaidi, pada permulaan Februari sudah mengeluarkan surat edaran berkaitan undang-undang virtual office.

Edy menerangkan, untuk mendorong kemudahan berbisnis di Indonesia, apabila sebelumnya progres surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan pedoman daftar perusahaan (TDP) dijadikan secara terpisah, sekarang pemerintah sudah memberikan solusi terbarunya dengan pembuatan SIUP dan TDP secara simultan.

Artinya, dalam progres kepengurusannya, masyarakat cuma tinggal memproses satu kali mengaplikasikan cara online.

“Dengan penggunaan cara seperti ini, akan memangkas waktu pembuatan 60 persen lebih kencang dari waktu umum. SIUP dan TDP akan lantas diterbitkan paling lama enam jam sesudah aplikasi mereka disetujui,” kata Edy.

Ketua awam Perkumpulan Pengusaha Jasa Kantor Bersama dan Akselerasi Usaha Indonesia (Perjakbi), Anggawira, menyambut bagus hal hal yang demikian.

“Perjakbi siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal dan menertibkan eksistensi virtual office di Indonesia, sehingga kemudahan yang diberi oleh pemerintah dapat berjalan dengan tertib,” tutur Anggawira.

Ahli perkantoran modern, Erwin Soerjadi, juga merespon positif yang mendorong kemudahan berupaya.

“Prinsipnya ini adalah angin segar bagi para pengusaha pemula, startup, yang logistiknya belum kuat untuk men sewa kantor murah jakarta ruko atu gedung. Dengan ketidakhadiran virtual office menjadi solusi konkret untuk mereka, virtual office telah eksis di negara maju semenjak 1997,” kata Erwin.