6 Cara Mengoperasikan Mesin Stamper

Stamper ialah salah satu dari alat alat bangunan yang berfungsi untuk memadatkan timbunan tanah.Stamper ini sering kali diterapkan pada pekerjaaan material sipil untuk bangunan rumah, pemadatan halaman , jalan raya dan pemadatan timbunan lainnya. Umumnya kita sering kali memandang untuk memadatkan sisa tanah galian yang berada di pinggir jalan. Sekiranya tak diratakan karenanya sisa galian akan menggangu para pengendara dan pejalan kaki sebab tertutupi material tanah dan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas

 

Sistem Pengoperasian Mesin Stamper/ tamping rammer:

1. Cek bahan bakar

Cek bahan bakar, apakah telah terisi atau belum. Hal yang wajib dipandang ialah pengisian bahan bakar tak boleh terlalu penuh, sebab getaran dari mesin stamper yang cukup kuat akan menyebabkan bakan bakar tumpah.

 

2. Cek mur dan baut

Supaya tak terjadi kebocoran pada bahan bakar oli karenanya lakukan pengecekan baut dan mur sebelum melaksanakan mesin stamper. Pengecekan mur dan baut betul-betul penting dikerjakan, mur dan baut wajib pada situasi yang kuat, mengingat mesin stamper mempunyai gaya getaran vertikal yang kuat dan untuk menghindari terjadi kecelakaan kerja.

 

3. Menghidupkan mesin

Bukalah katup pada bahan bakar ke posisi terbuka. Sekiranya situasi mesin dingin/ pertama dihidupkan buka knop chuck pada posisi terbuka. Tarik grip starter secara pesat sehingga mesin stamper suara dan posisi hidup. Kembalikan posisi knop chuck pada posisi tutup supaya bunyi mesin stabil. Sesudah posisi mesin stamper telah hidup lakukan pemanasan sekitar 3-5 menit pada kecepatan paling rendah/stasioner

 

4. Mengerjakan mesin

Sesudah di panaskan, pada kecepatan rendah secara pelan-lahan atur posisi kecepatan tuas dengan memindahkan kait pengatur secara pelan-lahan untuk menghindari rusaknya kopling pemindah. Sesudah itu lakukan pemadatan dengan kecepatan yang konstan.

 

5. Pemeliharaan

Lakukan pemeriksaan dan perawatan secara terpola kepada saluran bahan bakar, pergantian oli mesin dan pelumas kepada komponen kaki penghentak. Gantilah oli pada penggunaan pertama sesudah 50 jam pertama penggunaan, penggantian berikutnya sebaiknya sesudah 100 jam penggunaan

 

6. Penyimpanan

sekiranya mesin stamper tak diterapkan dalam waktu lama di anjurkan untuk mengkosongkan bahan bakar. Dikala menaruh posisi kran bensin wajib tertutup/off dan di simpan ditempat yang kering .

Demikian sistem memakai mesin stamper, semoga bisa berkhasiat bagi Anda yang mungkin mau mempunyai mesin stamper. Di teknikmart.com penyediakan bermacam ragam keperluan teknik, alat konstruksi dan perkakas bermutu seperti gerinda tangan dan bor bosch dengan kualitas terbaik.

Related Post